{"id":2601,"date":"2025-01-19T08:00:00","date_gmt":"2025-01-19T08:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/?p=2601"},"modified":"2025-02-20T03:56:31","modified_gmt":"2025-02-20T03:56:31","slug":"mengenal-apa-itu-air-kapur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/mengenal-apa-itu-air-kapur\/","title":{"rendered":"Mengenal Apa Itu Air Kapur, Ciri, dan Cara Pengolahannya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pernahkah Anda menjumpai kerak putih pada keran air atau ketel dan panci yang sering Anda gunakan untuk merebus air? Jika ya, itu berarti air di rumah Anda mengandung zat kapur, atau yang lebih dikenal dengan sebutan&nbsp;air kapur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentu saja, hal tersebut akan mengganggu Anda dan memunculkan pertanyaan apakah air ini aman untuk dikonsumsi. Nah, sebelum mencari jawabannya, alangkah baiknya Anda pelajari terlebih dahulu tentang apa itu&nbsp;air kapur, ciri-ciri, dan cara mengolahnya agar air tersebut aman untuk diminum.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu&nbsp;Air Kapur?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Air kapur adalah air yang mengandung kalsium hidroksida (Ca(OH)\u2082), hasil reaksi antara kalsium (Ca), oksigen (O), dan air (H\u2082O). Kapur ini berupa mineral halus berwarna putih, yang berasal dari <a href=\"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/batu-kapur\/\">batuan kapur<\/a> dan batuan sedimen, serta biasanya dijumpai di daerah pegunungan kapur (karst).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kandungan mineral dalam air, terutama kalsium, disebut sebagai zat padat terlarut atau&nbsp;<em>total dissolved solid<\/em> (TDS). Meskipun kalsium penting bagi tubuh, menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI, air dengan kadar TDS yang melebihi 500 mg\/l tidak dapat dikonsumsi karena bersifat berbahaya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengonsumsi&nbsp;air berkapur dalam jangka panjang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti batu ginjal, gangguan pencernaan, masalah kulit dan rambut, peredaran darah, serta tulang yang rapuh dan kerusakan gigi. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan <a href=\"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/syarat-air-minum\/\">kualitas air yang Anda konsumsi<\/a> sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ciri-ciri&nbsp;Air Kapur<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengetahui apakah air mengandung kapur sebenarnya cukup mudah, baik dengan pengamatan langsung maupun dengan merasakannya. Berikut adalah beberapa tanda yang bisa Anda perhatikan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Warna Putih<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Air kapur umumnya memiliki warna putih. Terkadang, saat membuka keran, terlihat seperti kabut putih yang terbentuk, dan sering kali meninggalkan noda putih pada perabotan yang terpapar air tersebut. Bahkan, pakaian bisa terkena noda putih akibat endapan kapur yang ada di dalam air.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Licin<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat terkena&nbsp;air kapur, kulit akan terasa licin. Sehingga, proses membilasnya membutuhkan lebih banyak air dan tenaga ekstra hingga rasa licin hilang dari kulit.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Rasa Pahit<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mengetahui apakah air mengandung kapur atau tidak, Anda bisa meminumnya. Air tersebut akan meninggalkan rasa pahit di lidah yang membuatnya terasa tidak enak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Kurang Menghasilkan Busa<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Air kapur cenderung menghasilkan busa yang lebih sedikit saat Anda gunakan untuk mencuci. Hal ini membuat penggunaan deterjen menjadi lebih boros dan dapat menyebabkan pakaian mudah rusak, seperti munculnya noda putih pada pakaian berwarna dan membuat pakaian putih terlihat kusam atau kekuningan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Bersifat Basa<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalsium hidroksida hanya sedikit larut dalam air, sehingga membentuk larutan basa. Untuk mengetahui ciri ini, Anda bisa mengeceknya dengan pH meter. Jika pH air lebih dari 8, maka air tersebut bersifat basa. Padahal, menurut standar kelayakan air minum dari Kementerian Kesehatan RI, pH air tidak boleh melebihi 8,5.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Pengolahan&nbsp;Air Kapur<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah memahami ciri-ciri di atas, langkah selanjutnya adalah mengolah air agar lebih aman untuk dikonsumsi. Berikut ini beberapa metode pengolahan&nbsp;air kapur yang dapat Anda terapkan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">A. Rebus dan Saring<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara pengolahan yang paling mudah adalah dengan merebus air hingga mendidih selama 20 menit. Setelah itu, biarkan air mendingin hingga kapur mengendap di dasar wadah. Kemudian, saring air tersebut menggunakan kain, kertas saring, atau kapas untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">B. Filtrasi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Teknik pengolahan air berikutnya adalah filtrasi, yang kini memiliki berbagai metode yang terbukti efektif dalam menghilangkan polutan atau kontaminan, termasuk zat kapur pada air. Prinsip kerja filtrasi adalah dengan menyaring atau menangkap kontaminan menggunakan media berpori. Beberapa media tersebut antara lain:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Karbon Aktif<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karbon aktif adalah padatan berpori yang mengandung sekitar 85-95% karbon. Media ini berasal dari bahan seperti kayu, batubara, sekam padi, tempurung, dan sabut kelapa yang dibakar pada suhu tinggi hingga menjadi arang. Karbon aktif mampu menyerap logam-logam berat, TDS, dan zat-zat berbahaya lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Zeolit<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/zeolit\/\">Zeolit<\/a> merupakan bahan penukar ion alami (<em>ion exchanger<\/em>) yang bekerja dengan melepaskan ion natrium (Na) dan menyerap ion kalsium (Ca), yang dapat mengurangi tingkat kesadahan air. Media ini umumnya berbentuk butiran yang terbuat dari aluminosilikat, yaitu gabungan dari silikon, aluminium, dan oksigen.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Pasir Silika atau Kuarsa<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pasir silika adalah bahan berbentuk butiran yang berasal dari kristal-kristal silika atau silikon dioksida. Media ini memiliki pori-pori yang efektif untuk menyerap dan mengikat zat organik, partikel, mikroorganisme, dan lain sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Filter Membran<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Filter membran memiliki ukuran pori yang sangat variatif, sehingga efektif dalam menyaring kapur serta kontaminan berukuran mikro seperti virus dan bakteri. Jenis filter ini antara lain ultrafiltrasi (0,01 mikrometer), nanofiltrasi (0,001 mikrometer), dan reverse osmosis (0,0001 mikrometer).<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Water Softener<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Water softener<\/em> berfungsi menghilangkan mineral, seperti kalsium dan magnesium, yang mana menyebabkan kesadahan air (<em>water hardness<\/em>). Cara kerjanya mirip dengan magnet, dimana resin penukar ion akan menggantikan ion kalsium dan magnesium dengan ion natrium saat air melaluinya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lantaran keefektifan&nbsp;<a href=\"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/fungsi-water-softener\/\"><em>water softener<\/em> dalam mengolah&nbsp;air kapur<\/a>, metode ini sering digunakan di sektor rumah tangga dan industri untuk mencegah pembentukan kerak pada perabotan seperti alat masak, bak mandi, kran, serta mesin industri seperti&nbsp;<em>boiler&nbsp;<\/em>dan&nbsp;<em>chiller<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ingin Mengolah&nbsp;Air Kapur Supaya Lebih Aman?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada intinya,&nbsp;air kapur dapat menyebabkan kesadahan air yang berdampak buruk bagi kesehatan tubuh jika Anda mengonsumsinya. Oleh karena itu, pastikan selalu memeriksa kualitas air yang Anda gunakan sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan menerapkan salah satu metode pengolahan di atas, harapannya kualitas air dapat meningkat dan lebih aman untuk Anda konsumsi. Jika Anda membutuhkan mesin-mesin filtrasi, Anda bisa memanfaatkan jasa dari Tanindo.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/\">PT Tanindo<\/a> merupakan perusahaan&nbsp;<a href=\"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/perusahaan-jasa-water-treatment\/\">jasa&nbsp;<em>water treatment<\/em><\/a> yang telah berpengalaman dalam menangani berbagai permasalahan air. Peralatan yang Tanindo gunakan telah memenuhi standar kualitas dan ditangani oleh tenaga ahli yang kompeten di bidangnya. Jadi, jangan ragu untuk segera menghubungi Tanindo!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">FAQ<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Apa itu&nbsp;air kapur?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Air kapur adalah air yang mengandung kalsium hidroksida (Ca(OH)\u2082), hasil reaksi antara kalsium (Ca), oksigen (O), dan air (H\u2082O). Kapur ini berupa mineral halus berwarna putih, yang berasal dari batuan kapur dan batuan sedimen, serta biasanya dijumpai di daerah pegunungan kapur (karst).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Apakah air yang mengandung kapur boleh diminum?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Boleh, asalkan telah melalui proses pengolahan terlebih dahulu agar layak konsumsi. Jika tidak diolah, kandungan kapur dapat meningkatkan kadar kalsium dalam urin, yang berisiko membentuk kristal kecil di ginjal. Hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti batu ginjal, keropos tulang, kerusakan gigi, dan gangguan pada kandung kemih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Bagaimana ciri-ciri air yang mengandung kapur?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Bersifat basa (pH lebih dari 8).<\/li>\n\n\n\n<li>Menyebabkan kerak putih pada peralatan rumah tangga seperti panci, keran, bak mandi, hingga pakaian.<\/li>\n\n\n\n<li>Memiliki rasa yang sedikit pahit.<\/li>\n\n\n\n<li>Sulit menghasilkan busa saat digunakan untuk mencuci.<\/li>\n\n\n\n<li>Memberikan sensasi licin pada kulit.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Apa saja kegunaan dari&nbsp;air yang mengandung kapur?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Menyeimbangkan pH air dengan menetralkan keasaman.<\/li>\n\n\n\n<li>Berguna untuk mendeteksi keberadaan gas.<\/li>\n\n\n\n<li>Sebagai tambahan kalsium bagi akuarium terumbu karang.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Membantu proses pengolahan air limbah dengan menghilangkan lumpur organik, mengendapkan logam beracun, dan menurunkan kadar partikel tersuspensi.<\/li>\n\n\n\n<li>Sebagai penyerap karbon dioksida (CO2) dalam proses pengolahan biogas.<\/li>\n\n\n\n<li>Bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti minum dan mandi, namun harus diolah terlebih dahulu.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<script type=\"application\/ld+json\">\n{\n  \"@context\": \"https:\/\/schema.org\",\n  \"@type\": \"FAQPage\",\n  \"mainEntity\": [{\n    \"@type\": \"Question\",\n    \"name\": \"Apa itu air kapur?\",\n    \"acceptedAnswer\": {\n      \"@type\": \"Answer\",\n      \"text\": \"Air kapur adalah air yang mengandung kalsium hidroksida (Ca(OH)\u2082), hasil reaksi antara kalsium (Ca), oksigen (O), dan air (H\u2082O). Kapur ini berupa mineral halus berwarna putih, yang berasal dari batuan kapur dan batuan sedimen, serta biasanya dijumpai di daerah pegunungan kapur (karst).\"\n    }\n  },{\n    \"@type\": \"Question\",\n    \"name\": \"Apakah air yang mengandung kapur boleh diminum?\",\n    \"acceptedAnswer\": {\n      \"@type\": \"Answer\",\n      \"text\": \"Boleh, asalkan telah melalui proses pengolahan terlebih dahulu agar layak konsumsi. Jika tidak diolah, kandungan kapur dapat meningkatkan kadar kalsium dalam urin, yang berisiko membentuk kristal kecil di ginjal. Hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti batu ginjal, keropos tulang, kerusakan gigi, dan gangguan pada kandung kemih.\"\n    }\n  },{\n    \"@type\": \"Question\",\n    \"name\": \"Bagaimana ciri-ciri air yang mengandung kapur?\",\n    \"acceptedAnswer\": {\n      \"@type\": \"Answer\",\n      \"text\": \"Bersifat basa (pH lebih dari 8).\nMenyebabkan kerak putih pada peralatan rumah tangga seperti panci, keran, bak mandi, hingga pakaian.\nMemiliki rasa yang sedikit pahit.\nSulit menghasilkan busa saat digunakan untuk mencuci.\nMemberikan sensasi licin pada kulit.\"\n    }\n  },{\n    \"@type\": \"Question\",\n    \"name\": \"Apa saja kegunaan dari air yang mengandung kapur?\",\n    \"acceptedAnswer\": {\n      \"@type\": \"Answer\",\n      \"text\": \"Menyeimbangkan pH air dengan menetralkan keasaman.\nBerguna untuk mendeteksi keberadaan gas.\nSebagai tambahan kalsium bagi akuarium terumbu karang. \nMembantu proses pengolahan air limbah dengan menghilangkan lumpur organik, mengendapkan logam beracun, dan menurunkan kadar partikel tersuspensi.\nSebagai penyerap karbon dioksida (CO2) dalam proses pengolahan biogas.\nBisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti minum dan mandi, namun harus diolah terlebih dahulu.\"\n    }\n  }]\n}\n<\/script>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-left kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;left&quot;,&quot;id&quot;:&quot;2601&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;0&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;0&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;4&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Rate this post&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;0\\\/5 - (0 votes)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;24&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Mengenal Apa Itu Air Kapur, Ciri, dan Cara Pengolahannya&quot;,&quot;width&quot;:&quot;0&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 0px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 19.2px;\">\n            <span class=\"kksr-muted\">Rate this post<\/span>\n    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dari banyaknya jenis air, air kapur perlu Anda waspadai. Ketahui apa yang dimaksud dengan air kapur, ciri-ciri, dan cara pengolahannya di sini!<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2603,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[138],"tags":[48],"class_list":["post-2601","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-water-treatment","tag-water-treatment-plant"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengenal Apa Itu Air Kapur, Ciri, dan Cara Pengolahannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dari banyaknya jenis air, air kapur perlu Anda waspadai. Ketahui apa yang dimaksud dengan air kapur, ciri-ciri, dan cara pengolahannya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Apa Itu Air Kapur, Ciri, dan Cara Pengolahannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dari banyaknya jenis air, air kapur perlu Anda waspadai. Ketahui apa yang dimaksud dengan air kapur, ciri-ciri, dan cara pengolahannya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/mengenal-apa-itu-air-kapur\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"pengolahan air bersih dan air limbah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-19T08:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-20T03:56:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Mengenal-Apa-Itu-Air-Kapur-Ciri-dan-Cara-Pengolahannya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2526\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1686\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"patrick\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"patrick\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/mengenal-apa-itu-air-kapur\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/mengenal-apa-itu-air-kapur\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"patrick\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/80ce2231f9cfd55c38f2f7b5a8c65c90\"},\"headline\":\"Mengenal Apa Itu Air Kapur, Ciri, dan Cara Pengolahannya\",\"datePublished\":\"2025-01-19T08:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-20T03:56:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/mengenal-apa-itu-air-kapur\\\/\"},\"wordCount\":1122,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/mengenal-apa-itu-air-kapur\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/Mengenal-Apa-Itu-Air-Kapur-Ciri-dan-Cara-Pengolahannya.jpg\",\"keywords\":[\"Water Treatment Plant\"],\"articleSection\":[\"Water Treatment\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/mengenal-apa-itu-air-kapur\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/mengenal-apa-itu-air-kapur\\\/\",\"name\":\"Mengenal Apa Itu Air Kapur, Ciri, dan Cara Pengolahannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/mengenal-apa-itu-air-kapur\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/mengenal-apa-itu-air-kapur\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/Mengenal-Apa-Itu-Air-Kapur-Ciri-dan-Cara-Pengolahannya.jpg\",\"datePublished\":\"2025-01-19T08:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-20T03:56:31+00:00\",\"description\":\"Dari banyaknya jenis air, air kapur perlu Anda waspadai. Ketahui apa yang dimaksud dengan air kapur, ciri-ciri, dan cara pengolahannya di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/mengenal-apa-itu-air-kapur\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/mengenal-apa-itu-air-kapur\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/mengenal-apa-itu-air-kapur\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/Mengenal-Apa-Itu-Air-Kapur-Ciri-dan-Cara-Pengolahannya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/Mengenal-Apa-Itu-Air-Kapur-Ciri-dan-Cara-Pengolahannya.jpg\",\"width\":2526,\"height\":1686,\"caption\":\"Mengenal Apa Itu Air Kapur, Ciri, dan Cara Pengolahannya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/mengenal-apa-itu-air-kapur\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Water Treatment\",\"item\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/category\\\/water-treatment\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Mengenal Apa Itu Air Kapur, Ciri, dan Cara Pengolahannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/\",\"name\":\"pengolahan air bersih dan air limbah\",\"description\":\"konsultan dan kontraktor pabrik air minum dalam kemasan amdk\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/#organization\",\"name\":\"pengolahan air bersih dan air limbah\",\"url\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tan.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/09\\\/Logo-Tan-co-id-e1601007730824.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tan.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/09\\\/Logo-Tan-co-id-e1601007730824.jpg\",\"width\":200,\"height\":71,\"caption\":\"pengolahan air bersih dan air limbah\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/80ce2231f9cfd55c38f2f7b5a8c65c90\",\"name\":\"patrick\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ceb80f932717d777a3cfcc090f813416d7e1b99b38af0d7757533f1005aaac84?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ceb80f932717d777a3cfcc090f813416d7e1b99b38af0d7757533f1005aaac84?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ceb80f932717d777a3cfcc090f813416d7e1b99b38af0d7757533f1005aaac84?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"patrick\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/author\\\/patrick\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Apa Itu Air Kapur, Ciri, dan Cara Pengolahannya","description":"Dari banyaknya jenis air, air kapur perlu Anda waspadai. Ketahui apa yang dimaksud dengan air kapur, ciri-ciri, dan cara pengolahannya di sini!","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Apa Itu Air Kapur, Ciri, dan Cara Pengolahannya","og_description":"Dari banyaknya jenis air, air kapur perlu Anda waspadai. Ketahui apa yang dimaksud dengan air kapur, ciri-ciri, dan cara pengolahannya di sini!","og_url":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/mengenal-apa-itu-air-kapur\/","og_site_name":"pengolahan air bersih dan air limbah","article_published_time":"2025-01-19T08:00:00+00:00","article_modified_time":"2025-02-20T03:56:31+00:00","og_image":[{"width":2526,"height":1686,"url":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Mengenal-Apa-Itu-Air-Kapur-Ciri-dan-Cara-Pengolahannya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"patrick","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"patrick","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/mengenal-apa-itu-air-kapur\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/mengenal-apa-itu-air-kapur\/"},"author":{"name":"patrick","@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/#\/schema\/person\/80ce2231f9cfd55c38f2f7b5a8c65c90"},"headline":"Mengenal Apa Itu Air Kapur, Ciri, dan Cara Pengolahannya","datePublished":"2025-01-19T08:00:00+00:00","dateModified":"2025-02-20T03:56:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/mengenal-apa-itu-air-kapur\/"},"wordCount":1122,"publisher":{"@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/mengenal-apa-itu-air-kapur\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Mengenal-Apa-Itu-Air-Kapur-Ciri-dan-Cara-Pengolahannya.jpg","keywords":["Water Treatment Plant"],"articleSection":["Water Treatment"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/mengenal-apa-itu-air-kapur\/","url":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/mengenal-apa-itu-air-kapur\/","name":"Mengenal Apa Itu Air Kapur, Ciri, dan Cara Pengolahannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/mengenal-apa-itu-air-kapur\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/mengenal-apa-itu-air-kapur\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Mengenal-Apa-Itu-Air-Kapur-Ciri-dan-Cara-Pengolahannya.jpg","datePublished":"2025-01-19T08:00:00+00:00","dateModified":"2025-02-20T03:56:31+00:00","description":"Dari banyaknya jenis air, air kapur perlu Anda waspadai. Ketahui apa yang dimaksud dengan air kapur, ciri-ciri, dan cara pengolahannya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/mengenal-apa-itu-air-kapur\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/mengenal-apa-itu-air-kapur\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/mengenal-apa-itu-air-kapur\/#primaryimage","url":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Mengenal-Apa-Itu-Air-Kapur-Ciri-dan-Cara-Pengolahannya.jpg","contentUrl":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Mengenal-Apa-Itu-Air-Kapur-Ciri-dan-Cara-Pengolahannya.jpg","width":2526,"height":1686,"caption":"Mengenal Apa Itu Air Kapur, Ciri, dan Cara Pengolahannya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/mengenal-apa-itu-air-kapur\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Water Treatment","item":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/category\/water-treatment\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Mengenal Apa Itu Air Kapur, Ciri, dan Cara Pengolahannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/#website","url":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/","name":"pengolahan air bersih dan air limbah","description":"konsultan dan kontraktor pabrik air minum dalam kemasan amdk","publisher":{"@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/#organization","name":"pengolahan air bersih dan air limbah","url":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tan.co.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Logo-Tan-co-id-e1601007730824.jpg","contentUrl":"https:\/\/tan.co.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Logo-Tan-co-id-e1601007730824.jpg","width":200,"height":71,"caption":"pengolahan air bersih dan air limbah"},"image":{"@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/#\/schema\/person\/80ce2231f9cfd55c38f2f7b5a8c65c90","name":"patrick","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ceb80f932717d777a3cfcc090f813416d7e1b99b38af0d7757533f1005aaac84?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ceb80f932717d777a3cfcc090f813416d7e1b99b38af0d7757533f1005aaac84?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ceb80f932717d777a3cfcc090f813416d7e1b99b38af0d7757533f1005aaac84?s=96&d=mm&r=g","caption":"patrick"},"url":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/author\/patrick\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2601","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2601"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2601\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2707,"href":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2601\/revisions\/2707"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2603"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2601"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2601"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2601"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}