{"id":968,"date":"2021-06-25T03:08:00","date_gmt":"2021-06-25T03:08:00","guid":{"rendered":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/?p=968"},"modified":"2024-10-17T07:18:30","modified_gmt":"2024-10-17T07:18:30","slug":"haccp-pabrik-amdk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/haccp-pabrik-amdk\/","title":{"rendered":"HACCP pabrik AMDK"},"content":{"rendered":"\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"500\" height=\"334\" src=\"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/HACCP-Pabrik-AMDK.jpg\" alt=\"HACCP Pabrik AMDK\" class=\"wp-image-970\" srcset=\"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/HACCP-Pabrik-AMDK.jpg 500w, https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/HACCP-Pabrik-AMDK-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Air minum kemasan kini bukan lagi sekadar tren semata, melainkan salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan harian. Oleh karena itu, pemerintah mengeluarkan aturan mengenai HACCP <a href=\"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/pabrik-air-minum-dalam-kemasan\/\">pabrik Air Minum Dalam Kemasan<\/a><strong>.\u00a0<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut informasi dari Ketum Aspadin, jumlah pabrik air minum di Indonesia saat ini sudah mencapai 700 perusahaan. Di mana 85 persen dari angka tersebut berasal dari industri kecil dan menengah atau IKM.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pengertian dan Implementasi HACCP pabrik AMDK<\/strong><strong><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berlandaskan data dari Aspadin, pemerintah pun berusaha untuk meningkatkan pengawasan terhadap mutu dan kualitas air minum yang beredar di pasaran.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pasalnya, air minum termasuk kebutuhan pokok yang pemenuhannya tidak dapat ditunda maupun digantikan. Oleh karena itu, HACCP pabrik AMDK<strong> <\/strong>benar-benar harus terpenuhi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pengertian HACCP<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Muhandri dan Kadarisman: 2008 berpendapat, bahwa HACCP ialah suatu piranti atau sistem yang digunakan untuk menilai kandungan bahaya dan menetapkan sistem pengendalian yang lebih fokus terhadap tindak pencegahan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan kata lain, HACCP merupakan salah satu tindakan untuk menguji, mengendalikan, dan menjamin suatu produk yang dihasilkan pabrik Air Minum Dalam Kemasan memang layak minum.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tindakan-tindakan tersebut berguna sebagai langkah preventif yang efektif untuk menjamin keamanan bahan pangan, termasuk air minum (Andelina dan Prasetyo: 2015).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk memperoleh izin tersebut, perusahaan harus memenuhi persyaratan dan standar kualitas yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Itu artinya, peran HACCP pabrik Air Minum Dalam Kemasan<strong> <\/strong>memang sangat besar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Implementasi HACCP Pabrik AMDK<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"445\" height=\"415\" src=\"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/HACCP-Pabrik-Air-Minum.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-971\" srcset=\"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/HACCP-Pabrik-Air-Minum.jpg 445w, https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/HACCP-Pabrik-Air-Minum-300x280.jpg 300w, https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/HACCP-Pabrik-Air-Minum-60x57.jpg 60w, https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/HACCP-Pabrik-Air-Minum-140x130.jpg 140w\" sizes=\"(max-width: 445px) 100vw, 445px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penerapan <em>Hazard Analysis and Critical Control Point <\/em>atau HACCP berlandaskan pada metode-metode ilmiah, salah satunya Codex Alimentarius Commision atau CAC.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Implementasi HACCP tidak dapat dilakukan secara sembarangan, karena perusahaan harus mempersiapkan beberapa poin penting, sebelum melakukan pengajuan. Tepatnya, ada 12 tahapan yang harus dilalui, yakni:<strong><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>a. Membentuk Tim Khusus HACCP<\/strong><strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembentukan tim khusus bertujuan untuk memudahkan perusahaan dalam merencanakan, melaksanakan, mengembangkan, serta mengevaluasi HACCP pabrik air minum dalam kemasan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, perusahaan harus memastikan tim yang terdiri dari 3 hingga 5 orang ini benar-benar menguasai bidangnya. Sebab, tim tersebut memiliki tugas untuk:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Mengidentifikasi risiko yang terdapat dalam bahaya atau <em>hazard<\/em>.<\/li><li>Melakukan penetapan ruang lingkup HACCP.<\/li><li>Menetapkan tingkat risiko dan ketakutan atau <em>severity<\/em>.<\/li><li>Meneliti atau menginvestigasi hal-hal yang berkaitan dengan rencana HACCP.<\/li><li>Melakukan penetapan CCP dan merekomendasikan langkah penanganan atau pengendalian.&nbsp;<\/li><li>Merekomendasikan tindak evaluasi atau koreksi secara tepat dan cepat, saat terjadi sesuatu yang teridentifikasi sebagai penyimpangan.&nbsp;<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>b. Menyusun Deskripsi Produk<\/strong><strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Deskripsi produk ialah suatu teknik pemaparan suatu produk dengan kata-kata yang jelas serta terperinci. Untuk pabrik air minum dalam kemasan, deskripsi produk harus memuat nama, sifat dan ukuran kemasan, spesifikasi, dan kandungan didalam air tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain deskripsi produk jadi, informasi mengenai sumber air baku juga harus dilampirkan secara gamblang. Perusahaan harus mencantumkan kondisi dan persentase sumber air, perlakuan, metode pengangkutan, dan lain sebagainya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>c. Proses Identifikasi Penggunaan Produk<\/strong><strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proses ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait batas konsumsi yang harus menjadi perhatian para konsumen. Salah satunya, yakni mengenai batas aman produk untuk anak-anak maupun ibu hamil dan menyusui.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">HACCP pabrik Air Minum Dalam Kemasan<strong> <\/strong>harus mencantumkan informasi tersebut, karena air minum termasuk salah satu kebutuhan pokok semua kalangan. Artinya, tidak hanya terbatas pada konsumen dewasa atau usia tertentu saja.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>d. Menyusun Diagram Alir<\/strong><strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Diagram alir ialah rangkaian proses dan teknis kegiatan operasional pabrik air minum yang dituangkan dalam bentuk gambar. Diagram ini memuat seluruh kegiatan produksi, mulai dari air masih berbentuk bahan baku sampai menjadi siap minum.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tim khusus harus melakukan pertimbangan secara matang dan teliti setiap tahapan yang ada, agar alur produksi dapat terstruktur dengan baik. Pada penyusunan HACCP pabrik air minum, diagram alir berisi tentang:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Pengambilan atau proses pendistribusian bahan baku dari mata air.<\/li><li>Proses pengolahan air atau kegiatan produksi.<\/li><li>Proses pencucian serta sterilisasi botol kemasan atau galon.<\/li><li>Pencatatan suhu dan waktu yang diperlukan untuk proses produksi.<\/li><li>Pengemasan produk air minum.&nbsp;<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>e. Proses Verifikasi Diagram Alir<\/strong><strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah proses penyusunan selesai, bagan air tidak dapat langsung digunakan, karena masih ada proses verifikasi oleh pihak terkait. Ada berbagai macam metode verifikasi yang biasa diterapkan, yakni pengambilan sampel, pengamatan, ataupun wawancara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuan proses ini, yakni untuk melakukan evaluasi dan koreksi ulang antara tim HACCP perusahaan dengan petugas lapangan. Perlu diketahui, petugas tersebut merupakan wakil dari lembaga tertunjuk.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>f. Prinsip Pertama: Identifikasi Bahaya<\/strong><strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain mengancam kesehatan, keberadaan bahaya juga dapat memengaruhi kepuasan pelanggan. Di sinilah, peran penting untuk melakukan identifikasi <em>hazard<\/em> yang meliputi bahaya biologis, fisik, dan kimia.&nbsp;&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan kata lain, produk harus benar-benar memenuhi standar kualitas air minum, seperti yang tercantum dalam peraturan pemerintah. Jika tidak, maka proses perizinan dapat terhambat dan produk tidak dapat beredar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>g. Prinsip Kedua: Penentuan CCP<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Critical Control Point<\/em> atau CCP adalah langkah lanjutan dari proses pengidentifikasian bahaya. Di dalam HACCP pabrik AMDK<strong>, <\/strong>penentuan CCP terbagi dalam 3 sesi, yakni proses pengolahan air, pencucian botol atau galon, dan pengemasan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk memperoleh perizinan, setiap sesi harus benar-benar lolos uji klinis dari kandungan bahan-bahan berbahaya, baik secara fisik, biologis, maupun kimia.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>h. Prinsip Ketiga: Penetapan Batas Limit Setiap CCP<\/strong><strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penetapan batas limit berlandaskan pada referensi dan standar yang sudah ditetapkan oleh tim produksi, baik secara teknis maupun melalui observasi. Batas limit berfungsi sebagai parameter dan toleransi mengenai batas pengendalian bahaya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika batas limit sudah ditetapkan, maka tidak ada satu alasan apapun yang dapat menjadi alasan pembenaran suatu pelanggaran. Sebab, tidak ada tawar-menawar terkait masalah kesehatan serta nyawa seseorang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>i. Prinsip Keempat: Penetapan Sistem <em>Monitoring<\/em><\/strong><strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Monitoring<\/em> ialah suatu tindak pengawasan yang bertujuan untuk memastikan batas limit CCP senantiasa dipatuhi. Ada lima cara untuk melakukan <em>monitoring<\/em>, yakni observasi visual, evaluasi sensori, dan pengujian secara kimia, fisik, serta mikrobiologi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>j. Prinsip Kelima: Penetapan Tindak Koreksi<\/strong><strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tindak koreksi merupakan salah satu langkah untuk mengatasi permasalahan yang terjadi akibat pelanggaran batas limit. Meski bersifat fleksibel, tindak koreksi harus dilakukan secara cepat dan akurat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tindakan tersebut berlandaskan pada tingkat pelanggaran serta dampak yang terjadi. Semakin besar dampaknya, maka tindak koreksi semakin mendesak. Oleh karena itu, tim harus menyusun segala kemungkinan, sejak awal perencanaan HACCP pada pabrik Air Minum Dalam Kemasan<strong>.&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>k. Prinsip Keenam: Penyusunan Prosedur Verifikasi<\/strong><strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah penyusunan selesai, maka tim dapat memulai proses verifikasi untuk mengetahui keefektifan rencana HACCP. Proses ini terdiri dari 2 macam, yakni verifikasi internal (pihak pabrik) serta verifikasi eksternal (pihak luar).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>l. Prinsip Ketujuh: Pencatatan dan Dokumentasi<\/strong><strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Step<\/em> terakhir dari HACCP pabrik AMDK adalah proses pencatatan dan dokumentasi. Proses tersebut harus benar-benar terstruktur dengan baik, karena berfungsi untuk:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukti atas keamanan produk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jaminan bahwa perusahaan sudah memenuhi aturan dari pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memudahkan proses pelacakan catatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber peninjauan data, saat ada audit dari pihak terkait.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perlu diketahui, HACCP pabrik AMDK<strong> <\/strong>tersebut berlaku di seluruh dunia. Jika berniat untuk <em>go international<\/em>, maka lakukan persiapan secara matang. Anda dapat memanfaatkan jasa konsultan berpengalaman untuk membantu proses penyusunan.&nbsp;<\/p>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-left kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;left&quot;,&quot;id&quot;:&quot;968&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;1&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;5&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;4&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Rate this post&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;5\\\/5 - (1 vote)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;24&quot;,&quot;title&quot;:&quot;HACCP pabrik AMDK&quot;,&quot;width&quot;:&quot;138&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 138px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 19.2px;\">\n            5\/5 - (1 vote)    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Air minum kemasan kini bukan lagi sekadar tren semata, melainkan salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan harian. Oleh karena itu, pemerintah mengeluarkan aturan mengenai HACCP pabrik Air Minum Dalam Kemasan.\u00a0 Menurut informasi dari Ketum Aspadin, jumlah pabrik air minum di Indonesia saat ini sudah mencapai 700 perusahaan. Di mana 85 persen dari angka tersebut berasal dari industri kecil dan menengah atau IKM. Pengertian dan Implementasi HACCP pabrik AMDK Berlandaskan data dari Aspadin, pemerintah pun berusaha untuk meningkatkan pengawasan terhadap mutu dan kualitas air minum yang beredar di pasaran.&nbsp; Pasalnya, air minum termasuk kebutuhan pokok yang pemenuhannya tidak dapat ditunda maupun digantikan. Oleh karena itu, HACCP pabrik AMDK benar-benar harus terpenuhi.&nbsp; Pengertian HACCP Muhandri dan Kadarisman: 2008 berpendapat, bahwa HACCP ialah suatu piranti atau sistem yang digunakan untuk menilai kandungan bahaya dan menetapkan sistem pengendalian yang lebih fokus terhadap tindak pencegahan.&nbsp; Dengan kata lain, HACCP merupakan salah satu tindakan untuk menguji, mengendalikan, dan menjamin suatu produk yang dihasilkan pabrik Air Minum Dalam Kemasan memang layak minum.&nbsp; Tindakan-tindakan tersebut berguna sebagai langkah preventif yang efektif untuk menjamin keamanan bahan pangan, termasuk air minum (Andelina dan Prasetyo: 2015). Untuk memperoleh izin tersebut, perusahaan harus memenuhi persyaratan dan standar kualitas yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Itu artinya, peran HACCP pabrik Air Minum Dalam Kemasan memang sangat besar.&nbsp; Implementasi HACCP Pabrik AMDK Penerapan Hazard Analysis and Critical Control Point atau HACCP berlandaskan pada metode-metode ilmiah, salah satunya Codex Alimentarius Commision atau CAC.&nbsp;&nbsp; Implementasi HACCP tidak dapat dilakukan secara sembarangan, karena perusahaan harus mempersiapkan beberapa poin penting, sebelum melakukan pengajuan. Tepatnya, ada 12 tahapan yang harus dilalui, yakni: a. Membentuk Tim Khusus HACCP Pembentukan tim khusus bertujuan untuk memudahkan perusahaan dalam merencanakan, melaksanakan, mengembangkan, serta mengevaluasi HACCP pabrik air minum dalam kemasan.&nbsp; Oleh karena itu, perusahaan harus memastikan tim yang terdiri dari 3 hingga 5 orang ini benar-benar menguasai bidangnya. Sebab, tim tersebut memiliki tugas untuk: Mengidentifikasi risiko yang terdapat dalam bahaya atau hazard. Melakukan penetapan ruang lingkup HACCP. Menetapkan tingkat risiko dan ketakutan atau severity. Meneliti atau menginvestigasi hal-hal yang berkaitan dengan rencana HACCP. Melakukan penetapan CCP dan merekomendasikan langkah penanganan atau pengendalian.&nbsp; Merekomendasikan tindak evaluasi atau koreksi secara tepat dan cepat, saat terjadi sesuatu yang teridentifikasi sebagai penyimpangan.&nbsp; b. Menyusun Deskripsi Produk Deskripsi produk ialah suatu teknik pemaparan suatu produk dengan kata-kata yang jelas serta terperinci. Untuk pabrik air minum dalam kemasan, deskripsi produk harus memuat nama, sifat dan ukuran kemasan, spesifikasi, dan kandungan didalam air tersebut. Selain deskripsi produk jadi, informasi mengenai sumber air baku juga harus dilampirkan secara gamblang. Perusahaan harus mencantumkan kondisi dan persentase sumber air, perlakuan, metode pengangkutan, dan lain sebagainya.&nbsp; c. Proses Identifikasi Penggunaan Produk Proses ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait batas konsumsi yang harus menjadi perhatian para konsumen. Salah satunya, yakni mengenai batas aman produk untuk anak-anak maupun ibu hamil dan menyusui. HACCP pabrik Air Minum Dalam Kemasan harus mencantumkan informasi tersebut, karena air minum termasuk salah satu kebutuhan pokok semua kalangan. Artinya, tidak hanya terbatas pada konsumen dewasa atau usia tertentu saja. d. Menyusun Diagram Alir Diagram alir ialah rangkaian proses dan teknis kegiatan operasional pabrik air minum yang dituangkan dalam bentuk gambar. Diagram ini memuat seluruh kegiatan produksi, mulai dari air masih berbentuk bahan baku sampai menjadi siap minum. Tim khusus harus melakukan pertimbangan secara matang dan teliti setiap tahapan yang ada, agar alur produksi dapat terstruktur dengan baik. Pada penyusunan HACCP pabrik air minum, diagram alir berisi tentang: Pengambilan atau proses pendistribusian bahan baku dari mata air. Proses pengolahan air atau kegiatan produksi. Proses pencucian serta sterilisasi botol kemasan atau galon. Pencatatan suhu dan waktu yang diperlukan untuk proses produksi. Pengemasan produk air minum.&nbsp; e. Proses Verifikasi Diagram Alir Setelah proses penyusunan selesai, bagan air tidak dapat langsung digunakan, karena masih ada proses verifikasi oleh pihak terkait. Ada berbagai macam metode verifikasi yang biasa diterapkan, yakni pengambilan sampel, pengamatan, ataupun wawancara. Tujuan proses ini, yakni untuk melakukan evaluasi dan koreksi ulang antara tim HACCP perusahaan dengan petugas lapangan. Perlu diketahui, petugas tersebut merupakan wakil dari lembaga tertunjuk. f. Prinsip Pertama: Identifikasi Bahaya Selain mengancam kesehatan, keberadaan bahaya juga dapat memengaruhi kepuasan pelanggan. Di sinilah, peran penting untuk melakukan identifikasi hazard yang meliputi bahaya biologis, fisik, dan kimia.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Dengan kata lain, produk harus benar-benar memenuhi standar kualitas air minum, seperti yang tercantum dalam peraturan pemerintah. Jika tidak, maka proses perizinan dapat terhambat dan produk tidak dapat beredar.&nbsp; g. Prinsip Kedua: Penentuan CCP Critical Control Point atau CCP adalah langkah lanjutan dari proses pengidentifikasian bahaya. Di dalam HACCP pabrik AMDK, penentuan CCP terbagi dalam 3 sesi, yakni proses pengolahan air, pencucian botol atau galon, dan pengemasan.&nbsp; Untuk memperoleh perizinan, setiap sesi harus benar-benar lolos uji klinis dari kandungan bahan-bahan berbahaya, baik secara fisik, biologis, maupun kimia.&nbsp; h. Prinsip Ketiga: Penetapan Batas Limit Setiap CCP Penetapan batas limit berlandaskan pada referensi dan standar yang sudah ditetapkan oleh tim produksi, baik secara teknis maupun melalui observasi. Batas limit berfungsi sebagai parameter dan toleransi mengenai batas pengendalian bahaya. Jika batas limit sudah ditetapkan, maka tidak ada satu alasan apapun yang dapat menjadi alasan pembenaran suatu pelanggaran. Sebab, tidak ada tawar-menawar terkait masalah kesehatan serta nyawa seseorang. i. Prinsip Keempat: Penetapan Sistem Monitoring Monitoring ialah suatu tindak pengawasan yang bertujuan untuk memastikan batas limit CCP senantiasa dipatuhi. Ada lima cara untuk melakukan monitoring, yakni observasi visual, evaluasi sensori, dan pengujian secara kimia, fisik, serta mikrobiologi.&nbsp; j. Prinsip Kelima: Penetapan Tindak Koreksi Tindak koreksi merupakan salah satu langkah untuk mengatasi permasalahan yang terjadi akibat pelanggaran batas limit. Meski bersifat fleksibel, tindak koreksi harus dilakukan secara cepat dan akurat.&nbsp; Tindakan tersebut berlandaskan pada tingkat pelanggaran serta dampak yang terjadi. Semakin besar dampaknya, maka tindak koreksi semakin mendesak. Oleh karena itu, tim harus menyusun segala kemungkinan, sejak awal perencanaan HACCP pada pabrik Air Minum Dalam Kemasan.&nbsp; k. Prinsip Keenam: Penyusunan Prosedur Verifikasi Setelah penyusunan selesai, maka tim dapat memulai proses verifikasi untuk mengetahui keefektifan rencana HACCP. Proses ini terdiri dari 2 macam, yakni verifikasi internal (pihak pabrik) serta verifikasi eksternal (pihak luar). l. Prinsip Ketujuh: Pencatatan dan Dokumentasi Step terakhir dari HACCP<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":970,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-968","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-konsultan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>HACCP Pabrik AMDK: Pengertian dan Tahap Penyusunan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"HACCP Pabrik AMDK untuk mengimplementasikannya tidak dapat dilakukan secara sembarangan, perusahaan harus mempersiapkan beberapa poin penting\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"HACCP Pabrik AMDK: Pengertian dan Tahap Penyusunan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"HACCP Pabrik AMDK untuk mengimplementasikannya tidak dapat dilakukan secara sembarangan, perusahaan harus mempersiapkan beberapa poin penting\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/haccp-pabrik-amdk\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"pengolahan air bersih dan air limbah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-06-25T03:08:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-10-17T07:18:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/HACCP-Pabrik-AMDK.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"334\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"ferly\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"ferly\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/haccp-pabrik-amdk\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/haccp-pabrik-amdk\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"ferly\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bdb91c6a10d90b1be5156f7915229aaf\"},\"headline\":\"HACCP pabrik AMDK\",\"datePublished\":\"2021-06-25T03:08:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-17T07:18:30+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/haccp-pabrik-amdk\\\/\"},\"wordCount\":1087,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/haccp-pabrik-amdk\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/HACCP-Pabrik-AMDK.jpg\",\"articleSection\":[\"Konsultan\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/haccp-pabrik-amdk\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/haccp-pabrik-amdk\\\/\",\"name\":\"HACCP Pabrik AMDK: Pengertian dan Tahap Penyusunan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/haccp-pabrik-amdk\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/haccp-pabrik-amdk\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/HACCP-Pabrik-AMDK.jpg\",\"datePublished\":\"2021-06-25T03:08:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-17T07:18:30+00:00\",\"description\":\"HACCP Pabrik AMDK untuk mengimplementasikannya tidak dapat dilakukan secara sembarangan, perusahaan harus mempersiapkan beberapa poin penting\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/haccp-pabrik-amdk\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/haccp-pabrik-amdk\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/haccp-pabrik-amdk\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/HACCP-Pabrik-AMDK.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/HACCP-Pabrik-AMDK.jpg\",\"width\":500,\"height\":334,\"caption\":\"HACCP Pabrik AMDK\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/haccp-pabrik-amdk\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Konsultan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/category\\\/konsultan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"HACCP pabrik AMDK\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/\",\"name\":\"pengolahan air bersih dan air limbah\",\"description\":\"konsultan dan kontraktor pabrik air minum dalam kemasan amdk\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/#organization\",\"name\":\"pengolahan air bersih dan air limbah\",\"url\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tan.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/09\\\/Logo-Tan-co-id-e1601007730824.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tan.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/09\\\/Logo-Tan-co-id-e1601007730824.jpg\",\"width\":200,\"height\":71,\"caption\":\"pengolahan air bersih dan air limbah\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bdb91c6a10d90b1be5156f7915229aaf\",\"name\":\"ferly\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b9d301fa806f20f586bbc9ffdbeac9be34076ce23c97232b8cd14fa3bfc6979d?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b9d301fa806f20f586bbc9ffdbeac9be34076ce23c97232b8cd14fa3bfc6979d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b9d301fa806f20f586bbc9ffdbeac9be34076ce23c97232b8cd14fa3bfc6979d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"ferly\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/preview.gennie.id\\\/tan\\\/author\\\/ferly\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"HACCP Pabrik AMDK: Pengertian dan Tahap Penyusunan","description":"HACCP Pabrik AMDK untuk mengimplementasikannya tidak dapat dilakukan secara sembarangan, perusahaan harus mempersiapkan beberapa poin penting","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"HACCP Pabrik AMDK: Pengertian dan Tahap Penyusunan","og_description":"HACCP Pabrik AMDK untuk mengimplementasikannya tidak dapat dilakukan secara sembarangan, perusahaan harus mempersiapkan beberapa poin penting","og_url":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/haccp-pabrik-amdk\/","og_site_name":"pengolahan air bersih dan air limbah","article_published_time":"2021-06-25T03:08:00+00:00","article_modified_time":"2024-10-17T07:18:30+00:00","og_image":[{"width":500,"height":334,"url":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/HACCP-Pabrik-AMDK.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"ferly","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"ferly","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/haccp-pabrik-amdk\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/haccp-pabrik-amdk\/"},"author":{"name":"ferly","@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/#\/schema\/person\/bdb91c6a10d90b1be5156f7915229aaf"},"headline":"HACCP pabrik AMDK","datePublished":"2021-06-25T03:08:00+00:00","dateModified":"2024-10-17T07:18:30+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/haccp-pabrik-amdk\/"},"wordCount":1087,"publisher":{"@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/haccp-pabrik-amdk\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/HACCP-Pabrik-AMDK.jpg","articleSection":["Konsultan"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/haccp-pabrik-amdk\/","url":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/haccp-pabrik-amdk\/","name":"HACCP Pabrik AMDK: Pengertian dan Tahap Penyusunan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/haccp-pabrik-amdk\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/haccp-pabrik-amdk\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/HACCP-Pabrik-AMDK.jpg","datePublished":"2021-06-25T03:08:00+00:00","dateModified":"2024-10-17T07:18:30+00:00","description":"HACCP Pabrik AMDK untuk mengimplementasikannya tidak dapat dilakukan secara sembarangan, perusahaan harus mempersiapkan beberapa poin penting","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/haccp-pabrik-amdk\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/haccp-pabrik-amdk\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/haccp-pabrik-amdk\/#primaryimage","url":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/HACCP-Pabrik-AMDK.jpg","contentUrl":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/HACCP-Pabrik-AMDK.jpg","width":500,"height":334,"caption":"HACCP Pabrik AMDK"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/haccp-pabrik-amdk\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Konsultan","item":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/category\/konsultan\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"HACCP pabrik AMDK"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/#website","url":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/","name":"pengolahan air bersih dan air limbah","description":"konsultan dan kontraktor pabrik air minum dalam kemasan amdk","publisher":{"@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/#organization","name":"pengolahan air bersih dan air limbah","url":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tan.co.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Logo-Tan-co-id-e1601007730824.jpg","contentUrl":"https:\/\/tan.co.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Logo-Tan-co-id-e1601007730824.jpg","width":200,"height":71,"caption":"pengolahan air bersih dan air limbah"},"image":{"@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/#\/schema\/person\/bdb91c6a10d90b1be5156f7915229aaf","name":"ferly","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b9d301fa806f20f586bbc9ffdbeac9be34076ce23c97232b8cd14fa3bfc6979d?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b9d301fa806f20f586bbc9ffdbeac9be34076ce23c97232b8cd14fa3bfc6979d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b9d301fa806f20f586bbc9ffdbeac9be34076ce23c97232b8cd14fa3bfc6979d?s=96&d=mm&r=g","caption":"ferly"},"url":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/author\/ferly\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/968","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=968"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/968\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2346,"href":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/968\/revisions\/2346"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/970"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=968"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=968"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/preview.gennie.id\/tan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=968"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}